Tren Dunia Publishing: Cara Menghadapinya di 2021!

  • Whatsapp
Tren Dunia Publishing

Tren dunia publishing ikut menurun seiring dengan kemajuan teknologi internet sedikit mengkhawatirkan sebagian pelaku dunia usaha penerbitan ataupun publishing. Mereka beranggapan bisnis publishing, penerbitan buku, majalah dan koran akan mengalami gulung tikar. Karena manusia di abad modern akan lebih memilih untuk membeli dan membaca buku digital. Segala informasi ada di internet. Namun anggapan itu tak selamanya benar. Usaha publishing masih tetap jaya bahkan semakin berkibar dengan kehadiran teknologi internet yang membantu dalam mendistribusikan.

Dunia publishing berkembang terus dari jaman ke jaman. Dan saat ini fenomena perkembangan dunia penerbitan sudah sangat maju. Sekarang sudah mengarah ke penerbitan independen yang idealis. Ada banyak orang yang membuka usaha penerbitan sendiri yang dinamakan penerbit independen.

Perkembangan Bisnis Penerbitan

Tren Dunia Publishing - Perkembangan Bisnis Penerbitan

Bergairahnya bisnis penerbitan dan perbukuan di tanah air dimulai pasca reformasi di tahun 1998. Semenjak kebebasan pers diterapkan maka berbagai koran, majalah, buku dan lain-lain beredar bebas di pasaran. Pada tahun 1998 mulai muncul beberapa penulis. Yang kemudian menulis buku. Sehingga sudah ada ribuan buku yang langsung diterbitkan pada  tahun itu.

Beberapa orang mendirikan usaha penerbitan buku dan majalah yang sifatnya independen. Kebebasan pers yang selama ini dihentikan tiba-tiba dibuka lebar. Menjamurnya para penerbit baru independen tersebar di setiap kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. Pergerakan jumlah penerbit buku, penulis dan judul buku yang diterbitkan melonjak naik secara tajam.

Trend dunia penerbitan saat ini terus semakin berkembang. Jaman ini sudah mulai banyak penulis yang menerbitkan buku secara digital online. Kalau dibilang inilah sistem penerbitan mandiri. Yang menghasilkan buku sendiri, mencetak buku sendiri dan menjual bukunya sendiri. Cara memasarkan buku menggunakan media sosial.

Dibukanya kran ijin penerbit baru merupakan peluang bisnis dengan kesempatan seluas-luasnya bagi mereka untuk terjun dalam bisnis publishing. Buku-buku yang ditolak oleh para penerbit besar karena tidak sesuai dengan selera pasar maka dapat diterbitkan sendiri. Biaya uang yang dibutuhkan untuk pencetakan buku sangatlah terjangkau dan tanpa ada syarat minimal pencetakan eksemplar. Tidak seperti dulu.

Untuk memulai bisnis publishing diperlukan keberanian dan kecermatan yang baik. Kecermatan dalam melihat topik yang sedang trend di masyarakat. Anda dapat melihat topik yang sedang hangat di masyarakat melalui media sosial. Seperti Facebook, Twitter, Instagram maupun Youtube.

Sementara itu, jumlah penulis yang ada di Indonesia lumayan banyak. Mereka terdiri dari golongan lama dan golongan milenial. Bagi kalangan milenial maka mereka bisa menerbitkan buku secara digital dan online. Sedangkan generasi lama cenderung menggunakan cara konvensional. Dengan menerbitkannya melalui penerbitan besar.

Penerbit besar terkadang dalam menerbitkan sebuah buku melakukan sejumlah riset. Apakah buku itu akan laris atau tidak? Apakah sesuai selera pasar ? Dan lain sebagainya. Dan tak jarang banyak buku dari sejumlah penulis ditolak untuk diterbitkan dengan alasan yang sudah tak sesuai trend dan pasar.

Bagi sebagian penulis hal itu akan sangat kecewa. Hal itulah yang membuat munculnya beberapa penerbitan skala kecil yang sifatnya mandiri. Bahkan sang penulis itu sendiri yang menerbitkan bukunya sendiri. Dan hal itu sudah fenomena yang mudah kita temui sehari-hari dalam tren dunia publishing di tanah air.

Cara Mendirikan Usaha Publishing

Tren Dunia Publishing - Cara Mendirikan Usaha Publishing

Untuk para penulis yang ingin menerbitkan bukunya sendiri tidak mudah. Ia dapat mengirimkannya pada penerbit. Tapi jika tak sesuai selera penerbit maka naskah buku akan tertolak. Maka lebih baik anda menerbitkan buku sendiri.

Berikut ini cara mendirikan usaha publishing sendiri yang dikenal self published yang akhir-akhir ini marak, antara lain:

1. Berani

Tren Dunia Publishing - Berani

Salah satu modal yang perlu dipersiapkan dalam membuka bisnis publishing adalah kesiapan mental anda atau keberanian yang tinggi di dasarkan atas ilmu pengetahuan yang mumpuni.

2. Fokus

Tren Dunia Publishing - Fokus

Yang dijual adalah ide dalam sebuah buku. Oleh sebab itu, pastikan buku yang ditentukan akan diterbitkan adalah yang mempunyai kualitas yang baik dan bisa diterima pasar secara baik layaknya buku-buku terlaris  dan best seller. Anda tak inginkan buku yang anda terbitkan tidak laku terjual? Semakin laris sebuah buku maka semakin besar keuntungan dan ilmu yang bisa diberikan pada orang lain.

3. Membuat ISBN

Tren Dunia Publishing - Membuat ISBN

Hal ini berguna untuk memudahkan dalam pemasaran buku yang diterbitkan sehingga bisa diterima oleh toko buku besar.

4. Memberi nama penerbit

Tren Dunia Publishing - Memberi Nama Penerbit

Anda dapat memberikan nama penerbitan sendiri dengan nama yang unik dan profesional. Pilihlah nama brand yang mudah diingat dan berkaitan dengan dunia publishing.

Bagi para penulis yang mempunyai nama besar tak akan kesulitan dalam menerbitkan buku. Karena langsung diterima oleh penerbit besar. Kalaulah sudah diterima naskah oleh penerbit maka tinggal mengadakan perjanjian atau kesepakatan. Apakah naskah dibeli secara jual putus atau dengan sistem royalti?

Setelah naskah buku diterima oleh penerbit sesuai perjanjian maka berikutnya adalah penulis tinggal menunggu buku itu diterbitkan. Kalau sudah terbit maka penulis dapat menyaksikan bukunya beredar di toko buku-toko buku. Per semester pihak penerbit akan memberikan laporan mengenai penjualan buku tersebut beserta besaran royalti yang akan diterima penulis.

5. Mencetak buku

Tren Dunia Publishing - Mencetak Buku

Untuk mendapatkan buku menarik dan berkualitas terbaik maka anda dapat memperolehnya di penulis langsung ataupun membuatnya sendiri.  Anda dapat mencetak buku sesuai jumlah eksemplar yang dikehendaki. Pilihlah percetakan terpercaya yang bisa mencetak satuan dan ribuan.

6. Kerjasama dengan distributor

Tren Dunia Publishing - Kerjasama dengan Distributor

Setelah buku berhasil dicetak maka tugas selanjutnya adalah mendistribusikan atau memasarkan buku itu sampai ludes terjual. Anda dapat bekerjasama dengan distributor handal dan terpercaya. Terapkan sistem bagi hasil seperti 45 persen : 55 persen. Laporan penjualan akan dikirimkan kepada anda setiap bulan berikut pembayaran transfer.

Tren Dunia Publishing

Tren Dunia Publishing

Tren dunia publishing di Indonesia terus berubah dari waktu ke waktu. Dimulai jaman Presiden Ir.Soekarno di era orde lama. Pada jaman ini buku yang diterbitkan dalam jumlah sedikit dan mendapatkan pengawasan yang cukup longgar dari pemerintah.

Kemudian beralih ke era presiden HM Soeharto dengan jaman orde baru. Pada masa ini, dunia publishing di tanah air mendapatkan pengawasan yang sangat ketat. Bahkan menutup ijin penerbitan bagi penerbit yang bertolakbelakang dengan kepentingan pemerintah saat itu yang dikuasai oleh partai Golkar.

Sampai era Reformasi pada kepemimpinan BJ Habibie yang menggantikan Presiden Soeharto. Pada masa ini dunia publishing Indonesia mendapatkan kebebasan seluas mungkin. Yang tak pernah didapatkan sebelumnya. Namun demikian ada dampak baik dan positifnya. Inilah yang membuat BJ Habibie disebut tokoh kebebasan pers Indonesia. Lanjut ke jaman Abdurrahman Wahid,  Megawati hingga Jokowi.

Segala sesuatu berubah termasuk dunia publishing Indonesia. Penerbitan mulai terbagi dua yakni penerbitan buku secara online dan cetak fisik. Hal ini sebagai berkah dan rahmat Tuhan yang membuat pembaca lebih banyak pilihan dalam membaca buku, majalah, koran dan artikel.

Selain itu, dimudahkan dengan banyaknya penerbit yang ada dan cara menerbitkan buku. Untuk mempublikasikan buku, seorang penulis cukup mengirimkan naskah melalui email penerbit yang dituju. Maka dalam beberapa waktu kemudian akan mendapatkan balasan mengenai diterima naskah atau ditolak. Tak perlu keluar rumah untuk menerbitkan buku. Anda cukup di rumah dan menghubungi penerbit online maka buku anda langsung diterbitkan. Itulah tren dunia publishing Indonesia.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 798

No votes so far! Be the first to rate this post.

The following two tabs change content below.