6 Cara Berternak Cacing Yang Mudah Dilakukan

  • Whatsapp
Ternak cacing
Ternak cacing bagi sebagian orang merupakan hal yang menjijikan. Tapi sebagian yang lain, bisnis budidaya hewan cacing sangat menjanjikan. Keuntungan yang bisa didapatkan setiap bulan sangat besar. Mengingat pangsa pasar yang sangat luas dan permintaan yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Ternak cacing merupakan peluang usaha yang bagus di tahun 2021.

Kelebihan Ternak Cacing

Keuntungan ternak cacing

Berikut ini beberapa kelebihan ternak cacing, antara lain:

Read More

1. Modal kecil

Usaha beternak cacing dapat dimulai dengan modal kecil. Ternak cacing tak selamanya memerlukan modal lahan yang luas. Kamu bisa menjalankan usaha ternak cacing di dalam rumah. Usaha ini dapat dijalankan sebagai bisnis sampingan maupun utama. Walaupun sebagai bisnis sampingan, keuntungan per bulan sangat potensial. Permintaan pasar terhadap cacing sangat tinggi setiap hari.

Ada banyak keperluan bagi seseorang membeli cacing. Cacing dipergunakan dalam berbagai sektor. Seperti dalam sektor farmasi, cacing dipergunakan sebagai ekstrak obat-obatan. Di sektor kecantikan, cacing sering dipakai sebagai bahan alami pembuatan kosmetik.

Baca Juga : 22 Peluang Bisnis Paling Dicari di Tahun 2020

Di bidang perikanan dan peternakan, cacing sebagai pakan berprotein tinggi bagi ikan atau burung. Di sektor pertanian dan perkebunan, hewan yang suka berada di dalam tanah ini banyak dipergunakan sebagai pupuk tanaman.

2. Laba besar

Bisnis budidaya binatang tak bertulang ini sangat menjanjikan keuntungan besar. Hal ini dikarenakan permintaan masyarakat terhadap cacing tanah sangat besar di tanah air.

3. Mudah dijalankan

Jika  kamu masih bingung untuk memilih salah satu jenis usaha yang menjanjikan dan prospektif maka cobalah untuk membuka usaha ternak cacing. Syarat bisnis ini adalah jangan merasa jijik terhadap cacing.  Bisnis ini relatif mudah dijalankan di pedesaan maupun perkotaan. Modal usaha yang dibutuhkan sangat minim dan mudah dalam pengelolaannya.

Kegunaan Cacing

Persiapan ternak cacing

Manfaat cacing sangat banyak. Cacing mempunyai peran penting dalam berbagai sektor kehidupan manusia. Untuk keperluan pertanian dan perkebunan, cacing mampu menyuburkan tanah dengan kandungan hara. Cacing terbukti membantu para petani untuk meningkatkan kesuburan tanah.

Dalam dunia medis, para pakar pengobatan sering menjadikan cacing sebagai media pengobatan. Cacing sudah diteliti secara ilmiah mengandung enzim, asam amino dan protein sangat tinggi yang sangat berguna untuk meningkatkan kesehatan manusia.

Kadar protein sebesar 76 persen. Sedangkan kandungan protein pada hewan mamalia hanya 65 persen. Apalagi kandungan protein pada daging ikan sekitar 50 persen. Inilah yang membuktikan cacing binatang yang tertinggi mengandung kadar protein dan asam amino. Pada cacing juga mengandung nutrisi kalsium, zat besi dan vitamin yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh manusia. Tak aneh jika di sebagian negara, cacing tanah menjadi menu santapan sehari-hari.

Dalam dunia pengobatan, cacing dipergunakan sebagai obat untuk menyembuhkan diare, tifus, menyembuhkan konstipasi, mempertahankan gula darah, memperbesar energi, mengobati sumbatan pembuluh darah, menyembuhkan radang, meningkatkan daya tahan tubuh, dan mempercepat penyembuhan luka serta mempercepat aliran darah supaya lebih lancar.

Jenis Cacing Budidaya

Untuk mereka yang mau memulai usaha ternak cacing perlu mengetahui beberapa jenis cacing yang bisa dibudidayakan. Mengingat tak semua cacing bisa diternakkan. Ada sejumlah cacing yang tak laku di pasaran. Dan ada pula sebagian jenis cacing yang laku di pasar.

Berikut ini jenis cacing yang bisa kamu ternakkan dengan tingkat permintaan pasar sangat tinggi terhadap jenis cacing ini yaitu cacing tanah atau pheretima. Cacing ini dikenal oleh masyarakat sebagai cacing tanah asia. Cacing jenis lain yang dapat diternakkan karena permintaan yang tinggi adalah cacing jenis lumbricus dan perionyx.Yang menjadi pakan atau makanan bagi tiga jenis cacing yang dapat diternakkan di atas adalah sisa tumbuhan maupun pupuk kandang.

Ciri Cacing Pheretima, Perionyx dan Lumbricus

Untuk cacing pheretima mempunyai beberapa ciri sebagai berikut :

  1. Panjang tubuh sekitar 95 sampai 150 segmen
  2. Tubuh berwarna ungu kemerahan dan bentuk tubuh silindris panjang
  3. Segmen dikisaran 75 sampai 165
  4. Contoh cacing Pheretima adalah cacing kalung, koot dan cacing merah.

Adapun tanda cacing Perionyx adalah bentuk tubuh gilig berwarna merah kecoklatan dengan sedikit warna keunguan. Dibandingkan dengan jenis cacing yang lain yang bisa diternakkan maka cacing ini sangat sulit diternakkan. Diperlukan kecermatan dalam membudidayakannya.

Untuk cacing lumbricus memiliki ciri yang khas yaitu produktifitas sangat tinggi. Contohnya produksi anakan yang lebih banyak, produksi telur yang lebih banyak, dan peningkatan berat badan yang lebih cepat. Cacing ini relatif lebih banyak diam di alam bebas.

Ciri Cacing Lumbricus

Adapun cacing lumbricus memiliki ciri dengan bentuk tubuhnya pipih.Segmen yang yang terdapat di tubuhnya mencapai 90 sampai 195. Kadar klitelum sekitar 27 hingga 32 segmen. Ukuran tubuhnya lebih kecil dibandingkan jenis  cacing lain. Hal ini disebabkan cacing lumbricus kalah berkompetisi dalam mencari makanan dengan jenis cacing lain. Akan tetapi jika dibudidayakan dengan baik, cacing lumbricus dapat berukuran lebih besar  dari jenis cacing lain.

6 Cara Ternak Cacing Yang Mudah Dilakukan

Ternak cacing

Salah satu keterampilan yang dibutuhkan bagi mereka yang mau budidaya ternak cacing adalah menguasai teknik beternak cacing secara baik dan benar. Bagi kamu yang mau beternak cacing, berikut ini cara ternak cacing yang baik dan benar, antara lain:

1. Menyediakan tempat untuk beternak cacing

Langkah pertama untuk budidaya cacing adalah menyediakan tempat untuk beternak cacing. Untuk tempatnya bisa dalam berbagai macam bentuk. Namun yang perlu dipastikan adalah tempat beternak cacing itu terbebas dari binatang predator atau hama. Misalkan ayam, cicak dan semut.

Setelah mempunyai lokasi tempat ternak cacing yang jauh dari hewan predator atau hama lainnya maka selanjutnya mempersiapkan tempat budidaya. Bisa berupa box kayu maupun bak semen, rak kayu dll.

Berikut ini beberapa tempat yang cocok untuk ternak cacing, antara lain:

  • Pekarangan atau halaman rumah

Kamu bisa menjadikan halaman rumah sebagai lokasi ternak cacing.

  • Barang bekas seperti kemasan minyak, botol minuman dan benda bekas lain yang dapat dijadikan tempat budidaya cacing
  • Kolam

Kamu bisa menjadikan kolam yang tak terpakai sebagai tempat ternak cacing

  • Garasi rumah

Kamu juga bisa menjadikan garasi rumah sebagai lokasi budidaya cacing. Caranya dengan menyediakan rak atau kotak untuk ternak cacing. Yang dimulai dari memelihara bibit cacing sampai besar.

2. Menyediakan media budidaya cacing

Sesudah kamu menyediakan lokasi tempat ternak cacing, berikutnya menyediakan media ternak cacing. Apa yang dimaksud dengan media budidaya cacing? Suatu media yang digunakan sebagai tempat beternak cacing. Ia bisa berupa makanan bagi cacing sekaligus tempat ia tinggal. Contohnya campuran kompos, log jamur atau tanah organik yang memiliki tanah yang gembur.

Lalu yang menjadi pertanyaan bagaimana cara membuat media ternak cacing? Kamu bisa membuat secara mudah. Dengan syarat media ternak cacing memenuhi pH sekitar 6 sampai 7,2, suhu dikisaran 15 derajat sampai 25 derajat dan tingkat kelembapan di kisaran 15 sampai 30 persen. Setelah media ternak cacing memenuhi syarat di atas selanjutnya memasukkan cacing ke dalam media.

3. Nutrisi makanan

Salah satu cara budidaya cacing selanjutnya adalah menyediakan makanan. Ini sangat penting supaya cacing dapat berkembangbiak secara baik. Tumbuh besar sehingga hasil panen dapat ditempuh dalam waktu singkat. Pakan bagi cacing bisa berupa sisa makanan, sayur, sisa nasi, kulit buah, kotoran ayam, kotoran sapi, maupun daun yang telah jadi kompos.

4. Merawat

Setelah menyediakan makanan berikutnya merawat cacing hingga besar dan siap panen. Perawatan cacing harus cermat. Pastikan cacing sudah mendapatkan pasokan makanan dan minuman secara memadai.

5. Penggantian Media Ternak Cacing

Proses ternak cacing menggunakan media yang terbentuk dari campuran kompos, pupuk kandang serta air. Yang bisa menjadi mengeras, ataupun berubah menjadi tanah setelah beberapa waktu ditempati oleh cacing.

Untuk itu penggantian dari media tempat cacing ini harus dilakukan setiap 1-2 bulan sekali. Dengan menggunakan media yang baru dan banyak mengandung zat makanan maka cacing bisa cepat tumbuh menjadi besar.

6. Proses Panen Ternak Cacing

Ketika dipandang besar dan dewasa, atau berumur sekitar 40-50 hari cacing tanah sudah dapat dipanen. Proses panennya pun terbilang mudah untuk dilakukan, yaitu dengan cara memberikan penerangan pada box ternak cacing. Cacing yang sensitif terhadap cahaya bisa bergerak keluar dari media ternak. Kemudian cacing siap untuk dipasarkan.

Akhir Kata

Demikianlah cara ternak cacing. Semoga kamu bisa memahami dan mempraktekan apa yang diuraikan dalam artikel ini. Sehingga kamu bisa sukses beternak cacing sebagai usaha sampingan atau utama yang menguntungkan.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 798

No votes so far! Be the first to rate this post.

Related posts