5 Cara Menanam Tomat dengan Teknik Terbaik

  • Whatsapp
Cara menanam tomat

Cara menanam tomat supaya mampu menghasilkan buah yang baik dan segar,  pastinya terdapat teknik khusus, dan tak bisa asal begitu saja. Supaya mampu membuat tomat memiliki kualitas jempolan, kamu perlu untuk membaca artikel kami kali ini.

Tomat termasuk pada kelompok kelas Family Solanaceae, tanaman tomat mudah untuk tumbuh dimanapun tomat ditanam, saja bisa di dataran tinggi, rendah maupun sedang. Tak hanya mudah untuk tumbuh di dataran rendah dan dataran, budidaya tomat juga merupakan budidaya yang mampu beradaptasi pada semua media.

Read More

Banyak dari para petani tomat yang menggunakan sawah, ladang, sampai di pekarangan rumah mereka untuk melakukan budidaya, jadi kamu tidak harus mempunyai lahan yang luas guna menanam tomat.

Dari sisi cara menanam tomat bisa dikerjakan dengan beragam cara, ada yang memanfaatkan pot dan tabulampot, ada pula yang menggunakan polybag. Apabila memakai media pot maka umumnya lebih banyak memakai pupuk kandang, serta hidroponik lebih ke pemakaian air untuk nutrisi tomat.

5 Cara Menanam Tomat dengan Teknik Terbaik

Cara menanam tomat

Di Tanah Air budidaya tomat telah banyak dikerjakan oleh kelompok petani konvensional, yaitu dengan mengggunakan lahan sawahnya guna membudidayakan tomat. Sedang untuk penanaman tomat yang memakai polybag, tabulampot ataupun hidroponik dapat dikatakan relatif sedikit. Maka dari itu, akan kami bahas secara komplit mengenai bagaimana cara menanam tomat dengan benar, bagaimana langkahnya? :

1. Memilih Benih Tomat

Cara menanam tomat memilih bibit

Langkah awal dari cara menanam tomat adalah tentu dengan memilih benih tomat. Untuk pemilihan benih tomat kamu perlu cermat, kamu bisa memilih yang mempunyai kualitas tinggi supaya nantinya mampu tumbuh dengan sempurna. Tomat memang gampang untuk tumbuh tetapi bukan berarti mengaibaikan karakter dari lokasi penanaman. Terdapat sejumlah macam untuk menanam tomat, yaitu dapat memakai biji ataupun bibitnya. Jika memakai biji atau benih pilih biji yang mempunyai kualitas bagus dan pastinya yang bisa tahan dari serangan penyakit.

Dengan perkembangan zaman yang pesat, benih tomat telah banyak tersedia di toko tanaman terdekat, sedangkan untuk benih tomat bisa dijumpai pada toko khusus dalam pembibitan tomat. Sesudah mendapatkan benih yang baik, langkah berikutnya ialah rendam benih tomat menggunakan satu gelas atau sekitar 200 cc dan tunggu sampai 1 jam. Perendaman benih tomat ini dimaksudkan agar terhindar dari hama serta meminimalisir resiko rusaknya bibit.

Baca Juga : 3 Cara Menanam Jahe dengan Polybag Bagi Pemula

Lalu campurkan juga benih dengan arang sekam, pupuk kandang lalu siram dengan larutan GDM Black BOS. Tujuan dari penyiraman media semai menggunakan larutan Black BOS benih tomat supaya unsur hara bertambah yang akan membuat tomat baik untuk pertumbuhan benihnya. Jika nutrisi telah cukup, maka proses dalam pembibitan benih tomat bakal berjalan baik, dan tomat yang diperoleh pun akan segar dan berkualitas.

2. Cara Menanam Tomat dengan Menyemai Bibit Tomat

Cara menanam tomat menyemai benih

Sebelum tomat ditanam di tanah yang luas, ada baiknya jika bibit tomat disemai lebih dahulu sampai memiliki daun serta batang yang kokoh. Untuk penyemaian dapat dikerjakan pada media terpisah menggunakan metode penanaman masal.

Bagi budidaya tomat yang memilih bedengan sebaiknya lakukan persemaian dengan hati-hati ketika mencabut bibit tomat. Lama dari proses penyemaian yakni berkisar 30 – 40 hari, pada tahap dari cara menanam tomat kali ini dikerjakan dengan dua cara, diantaranya :

  1. Tahap pertama untuk penyemaian bibit tomat yaitu pencabutan, siram benih tomat menggunakan air.  Langkah yang pertama untuk  melunakkan media yang akan digunakan guna penanaman bibit tomat, sehingga akaryang muncul akan lebih kuat
  2. Tahap yang kedua yakni pemutaran, teknik putar yang kerap digunakan oleh petani tomat yaitu mengambil tanaman tomat dengan media tanah yang terdapat di sekitar mereka.

3. Pengolahan Tanah Tanaman Tomat

Cara menanam tomat pengolahan tanah

Tujuan utama dari tahap pengolahan ini supaya memiliki tanah yang subur, entah dari sisi fisik, biologi maupun kimia. Dan mampu membunuh gulma, yakni tanaman benalu yang dapat merusak tanaman tomat. Pengelolaan tanah umumnya dikerjakan para petani tomat menggunakan cangkul, ukuran dari kedalaman tanahnya sekitar 15 cm.

Ukuran di atas telah sesuai dengan standar, dan dapat membuat tanah menjadi gembur serta mampu membunuh pathogen tanah. Sesudah melakukan pengolahan tanah, tahap yang selanjutnya ialah dengan menaburkan pupuk kandang sekitar 15 ton per hektar. Tambahkan pula NPK sebanyak 100 g di dalam bedengan, apabila tanah terasa asam, bisa menggunakan kapur atau dolomit.

Baca Juga : 14 Cara Menanam Lidah Buaya Yang Baik Dan Benar

Kapur ini memiliki tujuan untuk menaikkan ph tanah serta untuk memperbaiki struktur tanah. Kemudian buat ukuran yang dipakai, 35 cm untuk ketinggian, lebar 1,5 meter, ukuran dari panjang disesuaikan dengan luas lahan yang akan dipakai sebagai media menanam benih tomat. Langkah berikutnya yakni siram tanah menggunakan Black BOS sekitar 1 kg pada 100 liter air, lalu tutup memakai mulsa, dan diamkan kurang lebih selama satu minggu.

4. Penanaman Bibit Tomat Berkualitas Tinggi

Cara menanam tomat penanaman bibit

Di dalam tahapan cara menanam tomat dengan penanaman bibit tomat dikerjakan bila tomat telah tumbuh samapi 15 cm dan memiliki usia 1 minggu. Bibit tomat siap untuk dipindah dan ditanam di lahan yang telah disediakan.

Sesudah selesai menanam, jangan lupa untuk mengkocor memakai POC GDM, maksudnya supaya bibit tomat tak mengalami stres dan dapat tumbuh secara baik. Proses dari penanaman bibit tomat sebaiknya dikerjakan pada waktu pada sore, supaya bibit tomat yang hendak ditanam tak mengalami layu. Pasanglah ajir dengan jarak 10-15 cm dari batang, supaya akar tidak mengalami kerusakan dan tetap kuat.

5. Cara Menanam Tomat dengan Pemupukan

Cara menanam tomat pemupukan

Langkah yang terakhir untuk cara menanam tomat yakni dengan melakukan pemupukan. Pemupukan dalam budidaya tomat memiliki dua jenis yaitu pemupukan organik serta non organik. Budidaya tomat dengan cara organik, dikerjakan dengan menyemprotkan pupuk organik dalam bentuk cair, kandungan yang terdapat di dalamnya ialah kalium yang cukup tinggi. Hal tersebut dikerjakan pada saat tanaman telah berbunga dan memiliki buah (fase generatif, penyemprotan pupuk dapat dikerjakan dalam waktu seminggu sekali.)

Perlu diingat bahwa selama proses kelima dari cara menanam tomat tersebut pupuk organik cair perlu untuk diencerkan lebih dahulu supaya mempermudah untuk tahapan pemupukan. Takarannya juga tak asal saja, supaya mampu menghasilkan produksi yang baik pakai sekitar 1 liter pupuk organik dicampur dengan 100 liter air. Hal lain yang harus diingat, pupuk organik cair tak boleh melampaui batas wajar 2%.

Benih tomat juga perlu memperoleh pupuk tambahan dengan menggunakan kotoran hewan atau umumnya dikenal dengan pupuk kompos. Pupuk tambahan hanya dikerjakan pada saat benih tomat telah berusia sekitar 2 minggu, takarannya yakni cukup hanya segenggam tangan untuk pemakainnya.

Sedang untuk pemupukan dalam budidaya tomat non organik, dikerjakan pada saat tanaman telah berusia satu minggu. Penambahan KCL serta pupuk urea hanya dapat diberikan sebanyak 2 gram per tanaman dan hal tersebut juga tergantung dari usia tanaman tersebut. Pemberian pupuk urea tidak bisa asal dan sembarang di berikan begitu saja, namun jangan tanaman terkena pupuk tersebut. pengaruh yang bisa timbul adalah tanaman dapat mati dan rusak. Untuk mencegah hal ini kamu dapat melakukan dengan membi jarak untuk setiap tanaman tomat yang ditanam dengan sekitar 5 cm.

Akhir Kata

Demikianlah artikel kami mengenai cara menanam tomat. Kami harap dengan adanya artikel kami kali ini dapat memberikan manfaat dan pengeyahuan untuk kamu yang hendak melakukan pembudidayaan tomat sendiri.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 979

No votes so far! Be the first to rate this post.

Related posts